Jenis ikan Indonesia yang Dilindungi

JENIS IKAN YANG DILARANG DITANGKAP DAN/ATAU DIPERDAGANGKAN (EKSPOR / IMPOR)

Ikan Gurame
Sebagai Pelaku Usaha perikanan kita setidaknya mengerti dan mengetahui mengenai jenis jenis ikan yang di larang dan tidak untuk di perjualbelikan atau ekspor impor.

Selain Mengetahui Jenis, Sahabat Perikanan juga di harapkan mengetahui tentang peraturan peraturan yang mengatur tentang pelarangan hal tersebut.






NO
NAMA SPESIES
PERATURAN
KETERANGAN
1
Sidat
Anguila spp
Keputusan Menteri Pertanian No. 2l4/Kpts/Um/5/1973 Tentang Larangan Pengeluaran Beberapa Jenis Hasil Perikanan Dari Wilayah Republik Indonesia Ke Luar Negeri
Benih sidat (Anguilla spp) dibawah ukuran berdiameter 5 mm dilarang diekspor dari Indonesia
2
Arwana
Selerophages formosus,
Selerophages jardini
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 21/PERMEN-KP/2014 Tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hias Anakan Ikan Arwana, Benih Ikan Botia Hidup Dan Ikan Botia Hidup Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia
Anak ikan arwana (Scleropages formosus dan Scleropages jardini)
berukuran kurang dari 12 cm dengan pos tarif/kode HS 0301.11.10.00.
3
Botia
Cromobotia macracanthus
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 21/PERMEN-KP/2014 Tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hias Anakan Ikan Arwana, Benih Ikan Botia Hidup Dan Ikan Botia Hidup Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia
·         Benih ikan botia hidup (Cromobotia macracanthus) sebagaimana
berukuran kurang dari 3,5 cm dengan pos tarif/kode HS
0301.11.10.00;
·         Ikan botia hidup (Cromobotia macracanthus)
berukuran diatas 10 cm dengan pos tarif/kode HS 0301.11.10.00;
4
Napoleon
Cheilinus undulatus
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan NO. 37/KEPMEN-KP/2013 Tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus)
Perlindungan terbatas untuk ukuran tertentu yaitu:
·         Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) berukuran dari 100 gr sampai dengan 1000 gr
·         Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) lebih dari 3000 gr
5
Lobster
Panulirus spp
Peratura Menteri Kelautan dan Perikanan No. 1/PERMEN-KP/2015 Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus pelagicus spp)
Penangkapan Lobster (Panulirus spp.),
dapat dilakukan dengan ukuran Lobster (Panulirus spp.) dengan ukuran panjang karapas >8 cm (di atas delapan sentimeter)
6
Kepiting
Scylla spp
Peratura Menteri Kelautan dan Perikanan No. 1/PERMEN-KP/2015 Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus pelagicus spp)
Penangkapan Kepiting (Scylla spp.) dapat dilakukan dengan ukuran Kepiting (Scylla spp.) dengan ukuran lebar karapas >15 cm (di atas lima belas sentimeter);
7
Rajungan
Portunus pelagicus spp
Peratura Menteri Kelautan dan Perikanan No. 1/PERMEN-KP/2015 Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus pelagicus spp)
Penangkapan Rajungan
(Portunus pelagicus spp.) dapat dilakukan dengan ukuran Rajungan (Portunus pelagicus spp.) dengan ukuran lebar karapas >10 cm (di atas sepuluh sentimeter).
8
Hiu Koboi
Carcharhinus longimanus
Perturan Menteri Keluatan dan Perikanan No. 59/PERMEN-KP/2014 Tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi (Carcharhinus longimanus) dan Hiu Martil (Sphyrna Spp.)
Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara
Republik Indonesia
Dilarang mengeluarkan ikan Hiu Koboi (Carcharhinus
longimanus) serta produk pengolahannya
dari wilayah Negara Republik Indonesia ke luar wilayah Negara Republik Indonesia.
9
Hiu Martil
Sphyrna Spp
Perturan Menteri Keluatan dan Perikanan No. 59/PERMEN-KP/2014 Tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi (Carcharhinus longimanus) dan Hiu Martil (Sphyrna Spp.)
Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara
Republik Indonesia
·         Dilarang mengeluarkan
Hiu Martil (Sphyrna spp.) serta produk pengolahannya
dari wilayah Negara Republik Indonesia ke luar wilayah Negara Republik Indonesia;
·         Ikan Hiu Martil (Sphyrna spp.) terdiri
dari 3 (tiga) spesies, yaitu:  Sphyrna lewini;  Sphyrna mokarran; dan . Sphyrna zygaena.
10
Udang Galah
(udang air tawar/sungai)
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dikeluarkan dari wilayah RI dengan ukuran dibawah 8 cm
11
Induk dan calon induk Udang Windu
Pemeidae Sp
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dikeluarkan dari wilayah RI.
12
Ikan Piranha
Serrasalmus Sp 
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI
13
Ikan Vampire Catfish Vandelia Sp
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI
14
Ikan Aligator Gar Lepisostous Sp
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI
15
Ikan Silurus Slane 
Silurus Slane
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI
16
Belut Listrik Electrophorus Electicus
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI
17
Tetrodaoden Sp 
Tetrodaoden Sp
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI
18
Ikan Esex Masouniongy
Esex Masouniongy
§  Keputusan  Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No 182/MPP/Kep/4/1998 tentang Ketentuan umum dibidang ekspor 
§  Keputusan Menteri Pertanian Rl No. 179/Kpts/Um./3/1982 tentang Larangan Pemasukan beberapa jenis ikan berbahaya dari Luar Negeri 
Dilarang dimasukkan ke dalam wilayah RI

DAFTAR JENIS JENIS IKAN INDONESIA YANG DILINDUNGI (ADA ATURAN PERUNDANGAN NASIONALNYA DENGAN/TANPA ADA ATURAN INTERNASIONALNYA) DAN TIDAK DILINDUNGI (TIDAK ADA ATURAN PERUNDANGAN NASIONALNYA TETAPI ADA ATURAN INTERNASIONALNYA)

NO
NAMA SPESIES
APP-CITES
ATURAN NASIONAL
KET
A
PISCES
1
Ikan Raja Laut
(Latimeria chalumnae)
-
PP No. 7/1999
2
Ikan Arwana Super Red
(Scleropages formosus)
I
PP No. 7/1999
3
Pari Gergaji
(Pristis microdon)
I
PP No. 7/1999
4
Ikan Napoleon
(Cheilinus undulates)
II
Kepmen KP 37/2013
5
Ikan Hiu Paus
(Rhincodon typus)
II
Kepmen KP 18/2013
6
Kuda laut
(Hippocampus spp)
II
-
9 spesies tidak dilindungi (TD)
7
Terubuk
(Tenualosa macrura)
II
Kepmen KP 59 Tahun 2011
8
Pari Manta
(Manta spp)
II
Kepmen KP 04 Tahun 2014
2 spesies
9
Hiu Koboy
(Carcharhinus longimanus)
II
Permen KP 59/2014
10
Hiu Martil
(Spyhrna spp)
II
Permen KP 59/2014
3 spesies
B
REPTILIA
11
Penyu Tempayan
(Caretta caretta)
I
PP No. 7/1999
12
Penyu Hijau
(Chelonia mydas)
I
PP No. 7/1999
13
Penyu Belimbing
(Dermochelys coriacea)
I
PP No. 7/1999
14
Penyu Sisik
(Eretmochelys imbricate)
I
PP No. 7/1999
15
Penyu Ridel (Lepidochelys olivacea)
I
PP No. 7/1999
16
Penyu Pipih
(Natator depressa)
I
PP No. 7/1999
17
Labi – Labi
(Amyda cartilaginea)
II
-
TD  
18
Kura – Kura Berleher Ular Pulau Rote
(Chelodina mccordi)
II
-
TD 
19
Kura-Kura Hutan Sulawesi
(Leucocephalon yuwonoi)
II
-
TD 
20
Sorak
(Pelochelys cantorii)
II
-
 TD
21
Labi – Labi Besar
(Chitra chitra)
I
PP No. 7/1999
22
Kura – Kura Irian/ moncong babi
(Carettochelys insculpta)
II
PP No. 7/1999
23
Kura – Kura Gading
(Orlitia borneensis)
II
PP No. 7/1999
24
Tuntong
(Batagur baska)
I
PP No. 7/1999
25
Kura – Kura Batok
(Cuora amboinensis)
II
-
TD 
26
Buaya air tawar irian
(Crocodylus novaeguineae)
I
PP No. 7/1999
27
Buaya Muara
(Crocodylus porosus)
I
PP No. 7/1999
28
Buaya siam
(Crocodylus siamensis)
I
PP No. 7/1999
29
Senyulong, Buaya sapit
(Tomistoma schlegelii)
I
PP No. 7/1999
C
ANTHOZOA
26
Akar Bahar
(Anthipatharia spp)
II
PP No. 7/1999
Semua jenis dari genus Anthipates
27
Karang Keras
(Scleractinia spp)
II
-
Ada + 250 spesies
TD
28
Karang Hias :
·         Euphyllia sp
·         Goniopora sp
·         Trachyphyllia sp
·         Nemenzophyllia sp
·         Acropora sp
·         Blastomussa sp.
·         Porites sp.
·         Caulastrea sp.
·         Cynarina sp.
·         Stylophora sp.
·         Catalaphyllia sp
·         Cypastrea sp
·         Dendrophyllia sp
·         Favites sp
·         Fungia sp
·         Millepora sp
·         Plerogyra sp
·         Tubiporasp
·         Galaxea sp
·         Seriatopora sp
·         Montipora sp
II
Ada + 70 spesies

TD
D
MOLUSCA
28
Kima tapak kuda
(Hippopus hippopus)
II
PP No. 7/1999
29
Kima Cina
(Hippopus porcellanus)
II
PP No. 7/1999
30
Kima kunai
(Tridacna crocea)
II
PP No. 7/1999
31
Kima selatan
(Tridacna derasa)
II
PP No. 7/1999
32
Kima raksasa
(Tridacna gigas)
II
PP No. 7/1999
33
Kima kecil
(Tridacna maxima)
II
PP No. 7/1999
34
Kima sisik
(Tridacna squamosal)
II
PP No. 7/1999
E
MAMALIA LAUT
35
Dugong
(Dugong dugon)
I
PP No. 7/1999
36
Paus Biru
(Balaenoptera musculus)
I
PP No. 7/1999
37
Paus Sirip (Balaenoptera physalus)
I
PP No. 7/1999
38
Paus Bungkuk
(Megaptera novaeangliae)
I
PP No. 7/1999
39
Pesut Mahakam
(Orcaella brevirostris)
I
PP No. 7/1999
40
Paus Minke
(Balaenoptera acutorostrata)
I
PP No. 7/1999
41
Paus sei
(Balaenoptera borealis)
I
PP No. 7/1999
42
Paus bryde kecil (Balaenoptera edeni)
I
PP No. 7/1999
43
Cetacea spp
II
PP No. 7/1999
Ada 27 spesies

Comments

Popular posts from this blog

ANEKA PRODUK DAN OLAHAN RUMPUT LAUT

Pengawetan Ikan dengan Sistim Pengasapan

MENGENAL IKAN SIDAT DAN PROSPEKNYA