Teknik Pengoperasian Penangkapan Ikan Mini Long Line


Mini Long line yang sering disebut sebagai alat Tangkap Rawai Tuna dapat dioperasikan sebagaimamana mestinya. Cara yang dapat digunakan yaitu pada saat saat Setting dilakukan diburitan atau belakang kapal, sedangkan pada saat Houling dilakukan di depan.


Cara Penurunan alat tangkap (Setting)
Penurunan atau penglepasan alat tangkap rawai tuna dilaksanakan di buritan kapal pada waktu sebelum matahari terbut atau sekitar pukul 05.30. Bila jumlah pancing yang akan diturunkan lebih banyak, setting dilakukan lebih awal. Sebelum pelaksanaan setting, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, yaitu :

1. Mempersiapkan umpan, radio buoy, basket alat tangkap dan kesiapan anak buah kapal;
2. Menentukan haluan setting, diusahakan angin datang dari buritan kapal. Hal ini dimaksudkan supaya pada saat hauling mudah mengendalikan jalannya kapal, karena angin berasal dari depan.

Urutan pelaksanaan setting adalah sebagai berikut :
  1. Setiap basket rawai tuna disusun memanjang di atas yang satu dengan basket lainnya. Di setiap sambungan antara basket dan basket diikatkan sebuah tali pelampung dan di ujungnya dipasangkan sebuah pelampung;
  2. Setting dimulai, diawali dengan penglepasan bendera tanda dengan tiang bambu sepanjang 7 meter;
  3. Segulung demi segulung tali utama dilemparkan ke laut dan t diselingi dengan pelemparan tali pelampung dan pelampungnya;
  4. Setiap pancing dipasangi umpan. Snap pada ujung tali cabang utama dikaitkan pada tali utama, tepatnya dikaitkan pada bagian sebelum sambungan antar tali utama. Hal ini dimaksudkan supaya pelepasan snap pada saat hauling tidak menyangkut pada sambungan;
  5. Pada akhir rangkaian tali utama diberi bambu berbendera sebagai tanda. Pada awal dan pertengahan rangkaian rawai tuna dipasang radio buoy.
  6. Pada waktu setting sebaiknya angin diletakan pada buritan sebelah kiri, sedangkan arus diletakan dari arah haluan. Hal ini dimaksudkan supaya alat tangkap dapat sempurna diturunkan,


Gambar  Situasi Saat Setting

Penarikan alat tangkap (Hauling)
Setelah alat tangkap sekitar 5 – 6 jam di dalam air, dilakukan penarikan alat tangkap (hauling) ke atas geladak kapal bagian depan dengan bantuan alat penarik tali (line hauler). Line hauler dipasang sekitar 90 cm dari tepi lambung kanan, sedangkan roller dipasang pada tepi lambung kanan sejajar line hauler.
Tali utama ditarik line hauler yang terlebih dahulu melewati roller dan tertumpuk pada meja di bawah roda line hauler,emudian dimasukan ke dalam tong plastik. Pada saat tali cabang utama mendekati roller, snap ditangkap, kemudian tali cabang utama digulung dengan rapi, disusun dalam wadah plastic dan pancing disangkutkan dipingirnya dan setelah drum plastic penuh makawadah tali cabang ini diletakan di atas drum tersebut

 Gambar Situasi saat hauling



Sumber referensi:
Kementerian kelautan dan perikanan
Badan Pengembangan SDMKP
Direktorat Jendral Perikanan Tangkap
Pusat Pengembangan Penyuluhan Perikanan
materi Penyuluhan Perikanan



Comments

Popular posts from this blog

ANEKA PRODUK DAN OLAHAN RUMPUT LAUT

MENGENAL IKAN SIDAT DAN PROSPEKNYA

Pengawetan Ikan dengan Sistim Pengasapan