Sekilas Budidaya Ikan Patin


Belum banyak diketahui orang bahwa ikan membangun sarang dan memberikan perlindungan terus-menerus bagi anak-keturunannya. Sarang-sarang ini biasanya merupakan lubang-lubang yang digali di antara kerikil atau di dalam pasir. Telur-telur berkembang di sarang terbuka ini untuk beberapa waktu, selama itu induk dan bapak ikan bergantian menjaga sarang dari musuh-musuhnya. Ikan patin adalah di antara jenis makhluk yang melindungi anak-anak mereka. Dan para sahabat penyuluh perikanan perlu untuk terus memberitahukan kepada para masyakat agar mulai gemar makan ikan.



Ikan patin betina membiakkan telur-telur di dasar tanam-tanaman dan karang-karang perairan dangkal. Telur-telur melekat di akar-akar tanaman. Setelah beberapa saat, ikan patin betina meninggalkan telur-telurnya. Kini giliran ikan patin jantan yang bertugas. Tugas ikan jantan adalah tinggal bersama telur-telur itu dan menjaganya dari bahaya. Tugas penjagaan ini akan berakhir setelah 40-50 hari, setelah anak-anak ikan menjadi dewasa sepenuhnya. 



Disamping penjagaan yang penuh kewaspadaan ini, ikan jantan juga membuat suara-suara berdesir dengan menggunakan insangnya. Cara ini membuat ikan musuh menyingkir dari telur-telur tersebut. Ikan patin jantan tahu bahwa suara ini akan mengancam ikan lain dan akan memaksa mereka untuk menyingkir. 


Allah mengilhami ikan patin jantan untuk melindungi anak-anak mereka dengan cara ini. Seperti makhluk lainnya, ikan ini hanya bertindak dengan cara yang diilhamkan Allah padanya, sehingga dapat menjamin kelangsungan hidup jenisnya.






Comments

Popular posts from this blog

ANEKA PRODUK DAN OLAHAN RUMPUT LAUT

MENGENAL IKAN SIDAT DAN PROSPEKNYA

Pengawetan Ikan dengan Sistim Pengasapan