Tega, Bantuan Nelayan di Potong 40 juta

SEMARANG, KOMPAS.com - Nasib nelayan tradisional di Jawa Tengah, juga umumnya daerah pesisir Indonesia makin miskin setelah mereka ternyata tidak dapat mengakses bantuan program nelayan dari pemerintah.

"Para nelayan tradisional tidak bisa mengakses program pemerintah karena mereka kalah dengan kelompok-kelompok bentukan nelayan instans bentuk oknum-oknum dinas kelautan maupun oknum anggota legisatif," kata aktivis nelayan dari Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Abdul Halim, pada diskusi nelayan makin marginal di Semarang, Jawa Tengah, Senin (29/4/2013).


Abdul Halim menyatakan, bantuan program untuk pemberdayaan nelayan ada yang senilai Rp 100 juta per kelompok nelayan. Praktiknya, banyak kelompok bentuk baru setelah mendapat bantuan hanya dinikmati oleh segelintir pengurus nelayan.

Wakil kelompok nelayan asal Kendal, Jawa Tengah, Sugeng menyatakan, bantuan untuk nelayan perlu di evaluasi, terutama dalam soal kepantasan kelompok nelayan. Selama ini, bantuan program nelayan juga kerap dipotong oleh oknum tertentu.

Besar potongannya sebesar Rp 30 juta sampai Rp 40 juta, dari dana bantuan Rp 100 juta. Pemotongan dana anggaran itu justru untuk kepentingan orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang mengambil keuntungan dari program bantuan nelayan.

Comments

Popular posts from this blog

ANEKA PRODUK DAN OLAHAN RUMPUT LAUT

MENGENAL IKAN SIDAT DAN PROSPEKNYA

Pengawetan Ikan dengan Sistim Pengasapan